Menjadi seorang desainer memang susah-susah gampang, selain bermodalkan bakat dan kemampuannya mengolah berbagai bentuk, warna dan rupa, seorang desainer juga dituntut untuk menciptakan karya baru di setiap kesempatan. Tak hanya desainer busana, terkadang desainer grafis yang mengandalkan kerja perangkat lunak komputer dan berbagai jenis perangkat lainnya suka mengalami nasib yang sama.

Ketika dimintai teman atau kenalan untuk membuat rancangan desain, apakah orang tersebut akan menerimanya langsung? belum lagi komentar yang terkadang menyakiti perasaan si pendesain gambar, bahkan meminta bayaran untuk kenalan atau teman sendiri saja rasanya tidak enak.

Artikel kali ini, kita akan mengupas semua perihal mengenai beberapa alasan mengapa ada baiknya anda menghargai karya seseorang, entah bagaimana usaha mereka untuk membuat desain sebaik mungkin, dan bahkan tanpa mematok harga sepersen pun.

 

 

Tidak Semua Orang Pandai Dalam Hal Mendesain

Desain apapun itu, mau logo, baju, hingga gapura 17-an sekalipun nggak banyak orang yang bisa melakukannya. Ya, hatta cuma desain doang. Sebab nggak semua orang bisa, maka spesifikasi keahlian mendesain ini seharusnya jadi nilai yang berharga.

Alasan pertama dan terkonkret adalah fakta bahwa tidak semua orang pandai dalam hal mendesain, desain menyangkut logo, gambar, banner, pamflet, brosur pun harus mempunyai keterampilan yang gak semua orang bisa dapetin. Bayangkan, ambil salah satu logo perusahaan yang terkenal saat ini, seperti Perusahaan Minyak dan Gas Pertamina.

Logo seperti ini mungkin bisa anda katakan, ah biasa saja. atau ah begini saja? Mau tau? Harga untuk membuat logo seperti ini, Pertamina harus mengeluarkan budget sebesar USD 350.000 atau dengan sekitar Rp 4,6 miliar.

 

 

Banyak Waktu yang Terkuras Hanya Untuk Mendesain Sesuatu

Tak cuma mendesain logo, mendesain sesuatu yang sifatnya autentik dan orisinil asli buatan sendiri memang memakan banyak waktu. Selain segelintir pertimbangan yang harus dipikirkan matang-matang oleh si pendesain, seperti bentuk, rupa, warna dan berbagai aspek lainnya. Proses pengerjaan untuk menghasilkan suatu karya yang terbaik memang perlu waktu yang lama.

Meskipun kini sudah banyak software yang menawarkan fitur desain, fitur tersebut pasti telah digunakan banyak orang, dan yakin masih mau menggunakannya?

Susahnya Mencari Konsep

Sebelum masuk ke proses pengerjaan, kadang kala memikirkan soal konsep juga membuat galau seorang desainer grafis,

‘aduh mesti bikin yang model apa lagi ini’

‘Aduh, otak ku buntu’

Bahkan para desainer juga akan membutuhkan kertas coret-coretan terlebih dahulu sebelum menuangkannya ke dalam sketsa yang asli. ini juga kemampuan yang tidak semua orang bisa melakukannya, apa itu? Kreatifitas.

 

 

Pekerjaan desainer tak cuma butuh otak, tapi tenaga dan biaya juga.

Siapa bilang jadi desainer grafis gak butuh modal banyak? Anda salah besar, untuk mendapatkan satu software asli tanpa bajakan, kadang kala seorang desainer grafis mesti merogoh kocek dalam-dalam, lalu masih banyak software menarik yang ingin mereka coba namun terhalang harga yang tinggi di pasaran, belum lagi perangkat komputer penunjang pekerjaan mereka sebagai desainer. Nah lho, jadi pikir ulang sebelum mengoceh yang aneh-aneh terhadap anak desainer grafis ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *